"Yah kalau yang namanya koordinasi pasti sudah saling bertukar informasi lah. Transaksi mencurigakan yang kita temukan sudah kita serahkan informasinya kepada KPK," ujar Agus di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (30/8/2013).
Saat ditanya transaksi mencurigakan pada kasus mana saja yang telah dilaporkan, Agus enggan membukanya ke awak media. Dia tidak mau menyebut kasus-kasus mana saja yang tengah didalami.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus juga dicecar apakah penelusuran itu termasuk kasus SKK Migas. Sayangnya Agus memilih menjawab diplomatis.
"Kalau terlalu menjurus saya garisbawahi, tapi yang penting kita kerjasama supaya lebih fokus lagi," ungkapnya.
Agus kembali ditanya tentang hasil penelusuran PPATK soal transaksi keuangan eks kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini. Tapi tetap saja dia tak mau menjawab secara spesifik.
"Ya nggak bisa kalau substasinya, sama KPK saja. Nanti tanya KPK saja," elaknya.
(kha/mok)










































