Senpi Penembak Polisi Berjenis Pistol Hasil Modifikasi Pabrikan dan Rakitan

Senpi Penembak Polisi Berjenis Pistol Hasil Modifikasi Pabrikan dan Rakitan

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 30 Agu 2013 17:44 WIB
Senpi Penembak Polisi Berjenis Pistol Hasil Modifikasi Pabrikan dan Rakitan
Foto: Agung Pambudhy (detikcom)
Jakarta - Berdasarkan hasil uji balistik terhadap selongsong yang ditemukan di lokasi penembakan polisi di Jalan Cirendeu Raya, Ciputat, pelaku Nurul Haq dan Hendi Albar diduga menggunakan senjata api jenis pistol hasil modifikasi dari senjata rakitan dan pabrikan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Slamet Riyanto mengatakan hasil uji balistik terhadap selongsong, diketahui peluru yang digunakan menggunakan kaliber 9 milimeter.

"Jenisnya pistol, kemudian ini modifikasi pabrikan dengan rakitan," kata Slamet dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (30/8/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Slamet mengatakan dari hasil uji balistik diketahui ada alur perkenaan pada selongsong. "Tetapi sisi lain ada hasil pabrikan juga," imbuh Slamet.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, peluru kaliber 9 milimeter ini biasa digunakan untuk pistol seperti Glock, Sig Sauer, Barreta, P1 atau FN.

"Ada juga (peluru 9 mm) yang digunakan untuk keperluan olahraga menembak seperti STI, SPS, CZ, Zping, Steyer, pistol Spingfield, dan HK (Haikler and Kock).

Rikwanto menjelaskan maksud modifikasi dari pabrikan dan rakitan ini, di mana bagian laras dan magazen diperoleh dari senjata asli. "Sementara bagian lainnya dari senjata pabrikan, bisa casingnya atau bagian tertentu," ucapnya.

Untuk diketahui, senjata api hasil modifikasi tersebut, baru-baru ini ditemukan oleh aparat Subdit Jatanras Polda Metro Jaya di lokasi pembuatan senapan angin di Cipacing, Jawa Barat. Beberapa oknum pengrajin senapan angin, menerima pesanan pembuatan senjata api modifikasi dari beberapa pelaku kejahatan hingga teroris.

Salah satu teroris yang pernah memesan senjata api modifikasi ini adalah Iqbal Khusaeni alias Iboy alias Rambo, yang ditangkap di Cipayung, Jakarta Timur pada tanggal 25 Agustus 2013 lalu. Dari tersangka Iqbal, polisi menemukan 2 pucuk senjata api jenis Makarov dan Walter yang merupakan hasil modifikasi dari senjata api dan airsoft gun.

Di Cipacing sendiri, polisi menangkap pengrajin senapan angin yang mengerjakan modifikasi senjata dari senjata rakitan dan airsoft gun. Tersangka bernama Barkah, pernah memodifikasi senjata api pesanan KL yang diketahui pernah menjual senjata hasil modifikasi tersebut kepada Iqbal.

(mei/rmd)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini