Sistem Data Pemilih KPU Butuh Peran Aktif Masyarakat

Sistem Data Pemilih KPU Butuh Peran Aktif Masyarakat

- detikNews
Rabu, 28 Agu 2013 15:04 WIB
Jakarta - Sistem informasi data pemilih (sidalih) dibuat oleh KPU agar pemilu 2014 lebih adil dan transparan. Namun sistem canggih ini masih membutuhkan peran aktif masyarakat untuk memastikan tidak ada lagi data ganda calon pemilih dalam daftar pemilih tetap kelak.

"Kami sangat mengapresiasi kalau ada pemilih yang pro aktif. Jika namanya ganda bisa lapor ke petugas kami baik di Kabupaten/Kota ataupun langsung ke KPU pusat," ucap Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiansyah dalam Uji Publik Sidalih di Hotel Borobudur, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/8/2013).

KPU juga memberi kelonggaran bagi pemilih tersebut. Mereka yang bernama ganda dapat menentukan sendiri di wilayah mana akan memilih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Misalnya ada orang asli Surabaya tapi kuliah di Jakarta. Namanya tercantum di 2 tempat tersebut. Dia boleh milih di Jakarta, misalnya. Nanti kita coret yang Surabaya," papar Ferry.

Sebab menurutnya KPU harus memberikan hak setiap masyarakat yang telah memenuhi kriteria sebagai pemilih untuk mengikuti pemilu.

"Kami harap proses ini menjadi bagian yang penting dalam asas transparansi kita," ucapnya.

Ia juga berharap nantinya data pemilih yang sudah terrekam di sidalih ini betul-betul maksimal dan dapat digunakan pada periode berikutnya.

"Kalau sudah lengkap datanya pemilu berikutnya kan tinggal update saja," pungkasnya.

(kff/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads