Sopir bernama Imran (33) tersebut menerobos palang pintu, namun ia tak sempat sampai ke seberang. Sehingga bajaj bernopol B 1220 FZ tersebut terhantam kereta api dari arah Tangerang menuju Kota.
"Bajaj menerobos pintu lintasan yang sudah tertutup. Ada kereta yang melintas, sedang dari arah berlawanan ada kereta barang dari Kota, arah Angke," kata Wakasat Laka Lantas Polres Jakarta Barat Kompol Budiyono melalui pesan singkatnya yang diterima detikcom, Senin (26/8/2013).
Bajaj Imran terjebak sehingga ia dan penumpangnya tak bisa turun untuk menyelamatkan diri. Imran mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke RS Sumberwaras, sedangkan Lili meninggal di tempat.
"Korban meninggal asal Singkawang, sudah dibawa ke RSCM," ujar Budiyono.
Seperti yang diketahui, pada pukul 18.00 WIB terjadi tabrakan antara bajaj dengan kereta api di Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat. Bajaj terhantam kereta api hingga ringsek.
(vid/tor)











































