Informasi soal 'perselisihan' Elizabeth dengan Ridwan yang juga putra Hilmi Aminuddin didapat Denni Pramudia Adiningrat dari cerita istrinya Elda Devianne.
"Dia (Elda) hanya cerita ini ada suatu masalah mengenai impor daging sapi. Masalah antara Elizabeth dan Ridwan Hakim," kata Denni yang bersaksi untuk Ahmad Fathanah dalam sidang perkara suap kuota impor daging sapi di Pengadilan Tipikor, Senin (26/8/2013).
Tapi apa masalah yang dimaksud, Denni mengaku tidak tahu. "Saya tidak tahu persis," jawabnya ketika ditanya hakim.
Menurutnya, Elda pergi ke Kuala Lumpur untuk bertemu Ridwan Hakim. Fathanah juga ikut dalam pertemuan. "Saya dapat info mereka (Ridwan) berkeinginan sekali ketemu Elizabeth, ada sesuatu yang ingin sekali disampaikan," tutur Denni mengiyakan pertemuan di KL membahas kuota impor daging sapi.
Dalam dakwaan Luthfi Hasan Ishaaq yang dibacakan pada 24 Juni 2013, dipaparkan Elda bersama Fathanah dan Luthfi pernah ke Kuala Lumpur membahas penambahan kuota impor daging di Kementan. Tapi pertemuan juga dimanfaatkan Elda untuk membicarakan persoalan tunggakan pembayaran kepada Ridwan terkait sebuah proyek.
Belakangan dari keterangan Elda diketahui, tunggakan yang dimaksud adalah utang Maria Elizabeth kepada Hilmi Aminuddin sebesar Rp 17 miliar. "Sebelum berangkat, terdakwa (Fathanah) mengatakan kepada saya, ada yang tidak beres. Ada commitmen fee Rp 17 miliar belum dibayar kepada ustad Hilmi," jelas Elda dalam kesaksiannya pekan lalu.
(fdn/tor)











































