Pintu Keraton Surakarta Dijebol Warga

Pintu Keraton Surakarta Dijebol Warga

- detikNews
Senin, 26 Agu 2013 22:52 WIB
Jakarta - Ratusan warga Kelurahan Baluwarti, Pasarkliwon, merusak pintu Sasonoputro kompleks Keraton Surakarta. Mereka beralasan ingin mengetahui kondisi Paku Buwono (PB) XIII yang sejak sakit dan terkurung di dalam keraton sejak pagi. Selain itu mereka juga mengaku tersinggung dengan sikap dan ucapan pendukung lembaga adat.

Pintu yang terbuat dari kayu berlapis kerangka besi itu dijebol menggunakan mobil hardtop hingga terlepas salah satu pintunya, Senin (26/8/2013) malam. Selanjutnya ratusan orang warga dari berbagai kampung di lingkungan keraton itu memasuki areal keraton menuju kediaman PB XIII yang berada di Sasonoputro.

"Kami hanya ingin memastikan Sinuhun (PB XIII -red) dalam keadaan sehat dan selamat karena kami mendengar beliau disandera dan dikurung di dalam keraton oleh kerabat yang menyebut dirinya sebagai Dewan Adat," ujar Sunu, warga Baluwarti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, lanjut Sunu, warga juga tersinggung dengan tindakan dan ucapan Lembaga Dewan Adat yang dianggap melecehkan warga Baluwarti. Para pendukung Dewan Adat itu, kata dia, orang-orang dari sebuah perguruan silat di luar Solo yang sengaja didatangkan.

Sementara itu di Sasono Putro, PB XIII disebutkan memang dalam kondisi kurang sehat karena dalam tekanan semenjak pagi. Begug Purnomosidi, orang kepercayaan PB XIII yang menemani semenjak pagi hingga malam ini, mengatakan bahwa tensi darah PB XIII tidak stabil dan butuh penanganan medis.

"Sebetulnya kami hendak membawa Sinuhun ke RS tapi kami terkurung. Sekarang kami sudah memanggil dokter untuk merawat Sinuhun di kediaman saja," ujar Begug yang juga mantan bupati Wonogiri tersebut.

Saat ini, Kapolresta Surakarta dan Dandim Surakarta telah berada di dalam keraton untuk bertemu dengan kerabat keraton. Saat ini kedua pejabat tersebut sedang melakukan dialog dengan GPH Madukusumo, Begug Purnomosidi dan beberapa kerabat lainnya.

(mbr/trq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads