"Ada bukti-buktinya? Selama ini keluarga belum tahu kalau Sisca kirim foto-foto ke istrinya. Tapi kami yakin itu tidak benar," kata penasihat hukum keluarga Sisca, Mohammad Tohir, saat dihubungi detikcom, Senin (26/8/2013).
Dalam kesempatan itu, Tohir juga membantah sebutan Sisca pengganggu rumah tangga Kompol Albertus. Termasuk soal SMS provokatif dan aksi marah-marah Sisca di kediaman sang mertua.
"Intinya keluarga Sisca membantah keras berita itu," tegasnya.
Hubungan Sisca dan Kompol Albertus Eko sebelumnya diungkap oleh pihak Polrestabes Bandung. Mereka berpacaran selama dua tahun. Setelah putus, Kompol Albertus sempat mengirim dua anak buahnya untuk menguntit Sisca.
Sisca dibunuh oleh dua pria bernama Ade dan Wawan pada 5 Agustus 2013. Mereka mengaku awalnya hanya ingin menjambret, namun karena Sisca melawan, akhirnya terjadi pembacokan kepada korban.
Banyak pihak meragukan kasus ini hanya kriminal biasa. Motif cinta segitiga pun dikait-kaitkan. Meski begitu, berdasar hasil rekonstruksi polisi, kasus ini sementara disimpulkan kejahatan jalanan biasa.
(mad/nrl)











































