Nyam nyam... Seruput.... Serunya Berwisata di Situ Babakan

Situ dan Waduk di Jakarta

Nyam nyam... Seruput.... Serunya Berwisata di Situ Babakan

Rini Friastuti - detikNews
Senin, 26 Agu 2013 14:36 WIB
Nyam nyam... Seruput.... Serunya Berwisata di Situ Babakan
Situ Babakan (Rini/ detikcom)
Jakarta - Bagi masyarakat Jakarta, menikmati semilir angin sambil memandang danau yang bersih merupakan pemandangan yang jarang dijumpai. Akan tetapi saat ini semain banyak waduk atau situ yang dirubah sedemikian rupa menjadi sebuah objek yang layak untuk dikunjungi.

Salah satu situ yang menjadi favorit masyarakat khususnya warga Jakarta Selatan adalah Situ Babakan. Situ seluas 25 hektar ini membentang di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan dan saat ini semakin semarak dengan dibangunnya Perkampungan Budaya Betawi yang merupakan situs pelestrian budaya lokal. Sehingga sejak perkampungan ini diresmikan oleh Gubernur Sutiyoso pada 20 Januari 2001, semakin indahlah Situ Babakan, yang merupakan salah satu daerah sumber resapan air utama di Jakarta Selatan ini.

"Situ Babakan berada di dalam Perkampungan Budaya Betawi yang besarnya 289 hektar. Situ ini sebenarnya sudah mulai dilestarikan sejak 1997 oleh gubernur saat itu, Pak Ali Sadikin, sebagai sebuah cagar alam yang harus dijaga dan dikembangkan manfaatnya," ujar Pengelola Situ Babakan, Indra Sutisna ketika ditemui detikcom di kantornya, Jumat (23/8/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Indra, sejak pertama kali ada usulan untuk membangun perkampungan khas Betawi, daerah Jagakarsa dianggap sebagai salah satu pilihan karen di dalamnya terdapat 2 sumber resapan air yairu Situ Babakan dan Situ Mangga Bolong yang berada di wilayah Srengseng Sawah. Akan tetapi karena lokasi yang strategis, akhirnya dipilihlah Situ Babakan sebagai tempat dibangunnya perkampungan budaya Betawi.

"Sehingga sejak dibangun, Situ Babakan juga direnovasi sedemikian rupa, empang-empang milik masyarakat yang dulunya ada di pinggir situ dibeli pemda, dan jadilah seperti saat ini. Pembangunan dan renovasi akan terus dilakukan secara bertahap hingga 2025," jelasnya.

Padahal, menurut cerita penduduk sekitar yang bermukim sejak lama di sekitar situ, dulunya danau tersebut banyak ditumbuhi oleh rawa dan eceng gondok. Tetapi setelah ditata, Situ Babakan saat ini menjadi sebuah objek yang kerap dikunjungi masyarakat dan wisatawan asing yang sedang melakukan studi tentang budaya Betawi.

Sepanjang pinggiran situ, saat ini banyak lokasi bersantai yang dibangun. Mulai dari pedagang makanan yang menjual berbagai makanan dan minuman khas Betawi seperti kerak telor, soto betawi, toge goreng, uli bakar serta tidak ketinggalan bir pletok yang semakin menambah sensasi sejuknya sepoi angin di pinggiran Situ. Tak heran bila saat ini banyak masyarakat yang berdatangan kesana, khususnya bagi para muda-mudi yang berpasangan.

Selai menikmati pemandangan indah dan kuilner khas betawi di pinggiran situ, pengunjung juga dapat berkeliling situ dengan bebek bebekan yang disewakan dengan biaya Rp 5 ribu per orang. Tertarik? Situ ini dibuka setiap hari dari pukul 07.00 WIB pagi hingga pukul 18.00 WIB sore. Akan tetapi pada hari libur serta weekend, anda harus lebih bersabar karena pengunjung situ selalu membludak.

Tak usah khawatir dengan tiket masuk yang mahal, karena pengunjung cukup membayar Rp 2 ribu saja. Sehingga tak perlu jauh-jauh ke luar kota untuk menikmati indahnya langit sore serta pemandangan alam yang tenang dan jauh dari kebisingan kota.

(rii/gah)


Berita Terkait