Warga Lamongan yang ditangkap adalah Agus Martin alias Hasan Ansori (32), warga kelahiran Bekasi yang kini tinggal di Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro Lamongan. Hasan Ansori ditangkap Tim Densus 88 pada Minggu (25/8/2013) sekitar pukul 06.30 WIB pagi. Saat ini rumah Hasan Ansori sepi dan hanya ditinggali istri dan 3 anaknya yang masih balita.
Informasi yang dihimpun, Hasan ditangkap Densus 88 saat akan berangkat kerja sebagai tukang batu di sebuah rumah yang tak jauh dari Balai Desa Tenggulun. Kebetulan, jarak antara rumah Hasan dengan rumah tempatnya bekerja hanya berjarak kurang lebih 30 Meter.
Salah seorang teman Hasan sesama kuli bangunan, Uman Slamet kepada wartawan mengatakan, dirinya kaget mengetahui Hasan ditangkap Tim Densus 88. Karena, kata Uman, selama ini Hasan dikenal sebagai pribadi yang santun dan mudah bergaul. "Ya kaget karena selama ini dia hanya seorang kuli bangunan," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasan diketahui pernah bekerja dengan Iswahyudi sebagai penjual kebab di Bekasi dan dicurigai membeli 4 pucuk senjata api kaliber 9 mm dari Ramli alias Iqbal Husaini yang ditangkap di Cipayung Jakarta. Hasan juga diduga merupakan jaringan teroris yang berhubungan dengan kelompok Bekasi, Kalsel dan Poso.
(rmd/rmd)











































