Ketua MPR Tidak Setuju DPR Disebut Playgroup
Senin, 01 Nov 2004 15:12 WIB
Jakarta - Kisruh di DPR semakin meruncing, banyak pihak mengecam permasalahan antara Koalisi Kerakyatan dengan Koalisi Kebangsaan itu. Tapi Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menolak tegas bila DPR dikatakan sebagai taman bermain anak balita atau playgroup.Hal itu dikatakan oleh Hidayat kepada wartawan saat ditemui di gedung MPR/DPR RI, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Senin (1/11/2004)."Saya tidak setuju DPR disebut TK atau playgroup. DPR adalah lembaga terhormat yang bisa menyelesaikan masalah terhormat sesuai tatib," tegas Hidayat.Seperti diketahui, mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mengatakan, rebutan ketua komisi yang terjadi di DPR adalah suatu bentuk kemunduran. "Kalau dulu DPR adalah TK, sekarang malah turun jadi playgroup," sindir Gus Dur.Hidayat sendiri menanggapi konflik internal yang terjadi di DPR mengatakan, seharusnya diselesaikan sesuai dengan tatib DPR yang berlaku. Untuk membuat format yang terbaik, pimpinan DPR harus menyelesaikan dengan seluruh pimpinan fraksi DPR."Secara prinsip saya tidak mau mencampuri apa yang terjadi di DPR, tapi sebagai rakyat dan sesama warga DPR, saya himbau agar rekan-rekan DPR mengambil solusi terbaik. Bila keseluruhan tatib digunakan secara purna, saya kira solusi akan didapatkan dengan elegan," kata Hidayat. Seandainya DPR membutuhkan bantuan untuk menyelesaikan konflik itu, Hidayat menyarankan sebaiknya DPR yang meminta. Jangan sampai pihak luar yang menawarkan terlebih dahulu, supaya tidak terjadi intervensi antar lembaga negara."Kalau disebut sengketa antar lembaga bisa minta bantuan MK, kalau terkait masalah undang-undang ada MK dan MA. Ini yang paling mungkin dimintai tolong oleh DPR," demikain Hidayat Nur Wahid.
(fab/)











































