Terbongkar, Sindikat Pengeksploitasi Anak Jadi Pengemis

Terbongkar, Sindikat Pengeksploitasi Anak Jadi Pengemis

- detikNews
Senin, 01 Nov 2004 12:55 WIB
Makassar - Sejumlah LSM yang berasal dari Bontang, Kalimantan Timur bekerjasama dengan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sulsel membongkar sindikat eksploitasi anak yang terjadi di Kabupaten Jeneponto, Sulsel.Disinyalir, sejumlah anak yang dari Sulsel yang dipekerjakan sebagai pengemis di Bontang, Kalimantan Timur ini, dikoordinir oleh sindikat tertentu.Hal ini diungkapkan oleh Taufani, Kordinator Aliansi Bersama Anak Bangsa (Abang), Bontang, Kaltim yang didampingi LPA Sulsel ketika mendatangi DPRD Sulsel, Jl Urip Sumohardjo, Makassar, Senin (1/11/2004) perihal persoalan ini."Saat ini, sudah 18 orang anak yang berhasil kami jaring. mereka berumur 5 hingga 16 tahun. Sekarang tengah kami tampung untuk sementara, dan akan kami pulangkan ke kampung asalnya," ujar Taufani.Menurut Taufani, sejumlah anak yang dijadikan pengemis di Bontang ini berasal dari sejumlah desa di Jeneponto, Sulsel. Mereka dari keluarga kurang mampu. Mereka didatangkan ke bontang, setelah orang tua mereka disogok sejumlah uang oleh para sindikat pemasok anak."Orang tua saya dibayar Rp 300 ribu. Itu yang saya tahu," ujar Irwan, salah seorang anak yang dijadikan pengemis di Bontang ketika ditemui di DPRD Sulsel.Hingga saat ini, Syarifah, Kordinator Sindikat Pemasok anak ini, telah ditangkap oleh Polresta Bontang, Kalimantan Timur. Sementara, beberapa anak buah Syarifah masih dalam tahap pencarian.Sindikat ini tergolong rapi dalam aksinya. Pasalnya, anak yang dipekerjakan selalu dipindah-pindahkan ke satu ke kota lainnya. "Jadi mereka seminggu di Bontang, kemudian dikirim lagi ke Samarinda. Satu minggu kemudian dikirim lagi ke kampungnya. Jadi mereka sengaja dipindah-pindahkan supaya tidak terlacak," terang Taufani.Eksploitasi terhadap anak di bawah umur ini disinyalir telah berlangsung selama 1 tahun. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads