Kedua terduga teroris digerebek tim Densus 88, Kamis (22/8/203). Mereka baru 2 hari lalu di kawasan tersebut, hanya bermodalkan satu tas. Keduanya sempat melapor ke ketua RW setempat dengan alasan ingin mencari pekerjaan di ladang.
Mereka mengontrak sebuah rumah papan. Rumah yang mereka sewa letaknya persis dibelakang rumah Ketua RW setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolres Siak AKBP Sugeng Putut Wicaksono ketika dikonfimasi detikcom membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun ia enggan menjelaskan secara rinci soal penangkapan tersebut.
"Iya ada. Tapi sekarang masih pengembangan," katanya.
Polda Riau terkesan bungkam atas penangkapan ini. "Maaf, kita belum menerima laporan soal itu," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Hermansyah.
Dua teroris yang ditangkap itu satu di antaranya napi LP Tanjung Gusta yang melarikan diri. Satu lagi DPO Densus 88 yang terlibat perampokan Bank CIMB di Medan.
(cha/trw)










































