Pemerintah Tegaskan Tidak akan Campuri Urusan Kisruh DPR
Senin, 01 Nov 2004 11:42 WIB
Jakarta - Pemerintah terkesan berhati-hati dalam menyikapi persoalan kisruh di DPR. Pemerintah tidak ingin terjebak untuk pro Koalisi Kebangsaan atau Koalisi Kerakyatan. Yang jelas, pemerintah tidak ingin mencampuri urusan internal DPR. Sikap pemerintah ini disampaikan Juru Bicara Presiden SBY, Andi Mallarangeng kepada wartawan di kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (1/11/2004). "Pada dasarnya pemerintah menghormati hak-hak dewan dan tidak ingin campur tangan persoalan internal dewan. Karena itu, kita mengharapkan semua proses di dewan berjalan sebagaimana mestinya dan kemudian tidak mengganggu hubungan kerja antara eksekutif dan legislatif. Itu yang penting," kata Andi. Menurut Andi, pemerintah akan mengambil insiiatif bersama, untuk mencari solusi yang secara jernih dapat menyelesaikan persoalan. "Intinya, Kita harapkan mekanisme internal di dewan tidak mengganggu hubungan kerja," ungkapnya.Saat ditanya bila menteri dipanggil DPR apakah akan datang, Andi tidak memberi jawaban yang tegas. "Kita menghormati dewan. Tetapi, kita tetap ingin dewan menyelesaikan masalahnya. Itu saja," jawabnya.
(asy/)











































