Penyakit Arafat Tidak Mematikan
Minggu, 31 Okt 2004 17:46 WIB
Jakarta - Tes-tes medis dilakukan terhadap Presiden Palestina Yasser Afarat. Hasilnya, presiden berusia 75 tahun itu tidak mengidap penyakit yang mengancam jiwanya. Penyakit Arafat bisa disembuhkan. Informasi ini disampaikan ajudan senior Arafat, Abu Rudaina seperti dikutip Reuters, Minggu (31/10/2004). Menurut Abu Rudaina, Arafat sudah bisa dipastikan tidak mengidap penyakit Leukemia atau penyakit yang tidak bisa disembuhkan lainnya, seperti perkiraan sebelumnya. "Tes-tes terakhir menunjukkan bahwa Presiden Arafat tidak mengidap penyakit yang mengancam hidupnya dan penyakitnya bisa disembuhkan," tegas Abu Rudaina. Arafat kini dirawat di RS Militer Prancis. Ajudan Arafat lainnya, Muhammad Rashid, menyatakan, Arafat tampak tidur lebih banyak, makan secara teratur dan menjaga menu makanannya. "Tes-tes tidak menunjukkan bahwa dia mengidap Leukemia," tegasnya. Lantas apa penyakit Arafat? Sampai sekarang, masih misterius. Menurut ajudan Arafat lainnya, setelah Arafat dipastikan tidak mengidap Leukimia, dokter-dokter Prancis yang menanganinya sedang melakukan tes untuk memastikan dugaan bahwa penyakit Arafat berasal dari virus atau keracunan. Tim dokter sendiri masih belum mau memberikan keterangan mengenai kondisi Arafat. Tim dokter baru akan memberikan keterangan kepada publik, setelah menyelesaikan semua tes terhadap Arafat.
(asy/)











































