"Itu masalah Golkar sendiri, saya tidak akan memberikan komentar itu," kata JK sembari tersenyum.
Hal ini disampaikan JK saat ditanya soal dorongan evaluasi pencapresan Ical yang memanaskan internal Golkar menjelang Rapimnas Oktober mendatang. JK menyampaikan hal ini usai memberikan sambutan di acara Kongres Diaspora Indonesia II di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (20/8/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, Akbar juga menyuarakan akan adanya pengkajian elektabilitas Ical. Sejumlah elite Golkar seperti Ketua DPP Golkar Yorrys Raweyai ikut bersuara menegaskan bahwa dorongan evaluasi itu adalah silent majority di internal Golkar.
Sementar Sekjen Golkar Idrus Marham dan loyalis Ical di DPR terus bersuara sebaliknya. Dimotori Jubir Golkar Nurul Arifin, loyalis Ical mementahkan kemungkinan evaluasi pencapresan Ical di Rapimnas.
Akbar Tandjung sendiri masih sangat kuat di Golkar. Akbar diyakini memegang kendali seluruh DPD II Golkar di Indonesia. Sementara Ical memegang kendali DPP dan DPD I Golkar. Akankah perseteruan ini terbawa sampai Rapimnas?
(van/nrl)











































