RS Karyadi Semarang Diancam Bom
Sabtu, 30 Okt 2004 17:03 WIB
Semarang -
Menjelang berbuka puasa, ancaman bom menimpa RSUD Karyadi, Jl.Dr Soetomo, Semarang, Sabtu (30/10/2004). Penyisiran saat ini masih dilakukan dan pasien terpaksa dievakuasi.Yang diancam adalah Paviliun Garuda yang berlantai 4. Paviliun ini merupakan VVIP dengan tarif Rp 415 ribu/hari. Ancaman datang pukul 14.45 WIB lewat telepon. Telepon dari penelepon bersuara diterima seorang perawat piket bernama Susiati (29).Penelepon menyatakan, Paviliun Garuda akan diledakkan. Susianti berusaha bertanya, "Ini siapa?" Tapi pengancam menjawab,"Nggak usah tanya-tanya!" Lalu klek, suara telepon ditutup terdengar.Susiati langsung melaporkan pada petugas RS lainnya. Ancaman itu lantas dilaporkan ke Polwiltabes Semarang. Tim Gegana dari Brimob datang pukul 16.00 WIB. Mereka lalu melakukan penyisiran Paviliun Garuda hingga kini.Pada pukul 16.45 WIB, 12 pasien Paviliun Garuda dievakuasi. Mereka dipindahkan ke ruang rawat inap sehari yang berada di belakang UGD Kompleks RS Karyadi. Belum diketahui sampai kapan mereka menempati hunian baru, mungkin hingga penyisiran selesai dan Paviliun Garuda yang berhadapan dengan polisi Dalmas itu dinyatakan aman.Meski ada ancaman bom dan penyisiran, namun tak membuat pengunjung RS panik. Pengunjung tetap keluar masuk ruangan dengan bebas dan santai.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
