Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono menyambut baik usulan tersebut. Ia ingin pemerintah tidak kalah dengan swasta dalam membangun perkebunan dan pertanian.
"Masa kalau PT Sampoerna sebagai swasta nasional dapat dan mampu membangun museum kretek yang jadi kebanggan di Surabaya, kita tidak mampu membangun museum rempah," kata Agung di Hotel Aston Natsepa, Ambon, Maluku, Senin (19/8/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menyambut gembira pembangunan museum rempah di provinsi rempah. Kalau museum ini dapat dibangun seluas 5 sampai 10 hektar, maka dapat juga dijadikan tapak pelestarian rempah baik yang unggul," ujar politisi Golkar ini.
Selain memberikan kontribusi di sektor perkebunan, Agung menilai keberadaan museum bisa meningkatkan sektor pariwisata juga. Agung optimis, dua sektor dalam satu objek ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku.
"Museum ini tentunya dapat dijadikan objek wisata agro, sehingga mendukung pilar-pilar pembangunan maluku yang disandarkan pada sumber daya kelautan dan pariwisata," ujar Agung.
"Matahari terbit dari timur, semoga komoditas rempah bangkit dari timur," ujar Agung mengakhiri.
(vid/mad)











































