KPK langsung membuka penyelidikan baru dalam kasus dugaan suap terhadap Rudi Rubiandini. Berangkat dari barang bukti berupa uang ribuan dollar yang disita penyidik, KPK mengembangkan pihak lain yang diduga menyuap Kepala SKK Migas itu.
"Ditemukan uang yang tidak terkait dengan USD 400 ribu itu, sedang ditelusuri dari mana apakah ada pihak lain atau tidak," ujar Jubir KPK Johan Budi di kantornya Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Senin (19/8/2013).
KPK saat ini sedang menelusuri asal uang-uang tersebut. Termasuk uang USD 200 ribu yang ditemukan di ruang Sekjen ESDM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rudi yang merupakan Kepala SKK Migas nonaktif ditangkap KPK pada Selasa pekan lalu. Dia kedapatan tengah menerima uang USD 400 ribu dari petinggi Kernel Oil Simon Tanjaya.
Uang diberikan oleh orang dekat Rudi yang bernama Deviardi. Sampai saat ini KPK telah melakukan penyitaan uang dengan nilai lebih dari Rp 14 miliar dan juga 180 gram emas dalam bentuk kepingan.
(/lh)











































