Hal itu disampaikan Pendeta Jenny N. Wenas dalam khotbahnya pada acara doa syukur oleh Badan Koordinasi Umat Kristiani Indonesia di Belanda (BK-UKIN) dan KBRI Den Haag dalam rangka Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68 di Ruang Nusantara, KBRI Den Haag (17/8/2013).
"Berbagai permasalahan maupun perbedaan yang senantiasa menjadi bagian kehidupan umat manusia, termasuk bangsa Indonesia dan umat Kristiani di Negeri Belanda, hendaknya selalu dihadapi dan diterima dengan semangat cinta kasih, rasa persatuan dan persaudaraan," ujar pendeta Jenny.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai wujud penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan kemerdekaan RI," demikian pendeta Jenny.
Secara khusus dalam acara tersebut juga diungkapkan doa umat, terutama bagi kelancaran, keamanan dan kesuksesan pelaksanaan Pemilu 2014, mengingat penyelenggarakan pemilu DPR RI maupun Presiden dan Wakil Presiden sangat penting bagi kelanjutan kehidupan demokrasi di Indonesia, kemajuan pembangunan dan kesejahteraan rakyat, serta kerukunan umat beragama di Indonesia.
Kegiatan doa syukur ini dihadiri oleh umat Kristiani Indonesia dari berbagai kota di Negeri Belanda, seperti Den Haag, Almere, Amsterdam, Leiden, Rotterdam, Dordrecht, Utrecht, Delft, Almelo, serta pengurus Badan Koordinasi Keluarga Katolik maupun masyarakat Belanda.
Pendeta Jenny dalam memimpin rangkaian acara doa syukur bertema “Mari Kita Jaga Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Guna meningkatkan Kesejahteraan Rakyat” ini didampingi oleh Pendeta Ida Raurika Pattinama, Pastor Yohanes M. Assa SVD, Pendeta Francis Makatipu-Kambey, Pendeta Alex D. Papay dan Pendeta Robby Nayoan.
Acara doa diawali dengan upacara penyalaan lilin oleh Bonifatius A. Herindra (KBRI Den Haag), kemudian diikuti oleh Pendeta Alex Papay, Pastor Alex Papay, Pastor Yohanes M. Assa SVD, serta Pendeta Francis Makatipu-Kambey.
Acara juga dimeriahkan oleh vocal group Bethel International Church (BIC) Den Haag, Soloist Novlien Manuke Rewah dan Lucy Lumangkun-Samual, Paduan Suara Oikumene Kawanua Nederland, dan diakhiri dengan nyanyi bersama “Indonesia Negaraku”.
(es/es)










































