Aksi diakhiri setelah pendemo melakukan beragam orasi yang mengecam tindak kekerasan di Mesir. Salah satu orasi dilontarkan oleh Habiburrahman El Shirazy, penulis novel Ayat-ayat Cinta.
"Wahai Amerika dan Obama jangan khianati demokrasi dan kemanusiaan. Kepada pemerintah Indonesia saat ini, kita mensyukuri kemerdekaan. Jangan lupa berterimakasih kepada pahlawan, saudara kita baik di tanah air maupun di luar negeri karena Mesir salah satu negara yang pertama mengakui kemerdekaan Indonesia. Saat ini, Mesir di ambang kehancuran. Kita meminta Presiden SBY membuat langkah-langkah serius mengutuk pemerintahan militer yang antikemanusiaan," papar Habiburrahman di depan Kedubes Mesir di Jl Teuku Umar, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2013) .
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendemo kemudian mulai bubar pukul 16.04 WIB. Mereka mengendarai motor dan bus meninggalkan lokasi. Gelombang pendemo ini mengakibatkan lalu lintas dari Taman Suropati menuju Tugu Tani macet. Sedangkan arus lalu lintas sebaliknya ramai dan lancar.
(aan/nrl)











































