"Sampai saat ini, sebanyak 25 napi diamankan, baik ditangkap maupun menyerahkan diri," kata Irjen Syarif di LP Labuhan Ruku, Talawi, Kabupaten Batubara, Sumut, Senin (19/8/2013).
Polisi masih menyelidiki aktor utama kerusuhan dan pembakaran LP tersebut. Saat ini, polisi dan aparat gabungan masih fokus pada evakuasi napi. Rencananya, 500-an napi akan ditempatkan di LP dan rutan sekitar Batubara.
"Ada kendala di sarana transportasi. Tapi pasti, hari ini napi dipindahkan. Saat ini sedang berlangsung," kata lulusan Akpol 1982 ini.
Dari 800-an penghuni LP Labuhan Ruku, sebanyak 500-an di antaranya adalah napi. Sedangkan sisanya merupakan tahanan titipan. Kasusnya belum inkrah (putusan hukum tetap).
Pemindahan napi dilakukan petugas dengan menempatkan bus maupun truk pengangkut di pintu masuk LP Labuhan Ruku. Seterusnya satu per satu napi keluar dari dalam gerbang LP dan masuk langsung ke dalam bus. Para napi umumnya membawa serta perlengkapan mereka yang masih bisa dibawa. Antara lain kasur, dan pakaian.
(rul/trw)











































