Pendemo yang tergabung dari Aksi Solidaritas Komunitas Nasional untuk Kemanusiaan dan Demokrasi Mesir itu digelar di depan Hotel Mandarin Oriental, di Bundaran HI, Jakarta, Senin (19/8/2013).
Di tengah 'lautan' pendemo, terlihat Opick ikut bergabung. Ia prihatin atas kisruh di Mesir. "Beberapa bulan sebelumnya, saya sempat konser di Kairo dan Iskandariyah. Saya komunikasi juga dengan mahasiswa di Al Azhar. Mereka kirim banyak data dan foto. Ini benar-benar pembantaian di Mesir. Kami minta pemerintah mulai memikirkan juga. Sekelas Opick yang ceker ayam rendahan begini, ikut juga (turun aksi)," kata Opick.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehadirian Opick menyedot perhatian pendemo. Pendemo meminta pemerintah untuk peduli dengan kisruh di Mesir. "Mesir saudara kita. Ada sejarahnya juga Mesir mengakui Indonesia merdeka," kata seorang orator.
Pendemo membentangkan spanduk bertuliskan "Egyptian Sibling-Jakarta if with you" dan "Save Mesir." Beberapa orang juga mengusung poster-poster bergambar telapak tangan yang mengacungkan formasi angka 4.
Simbol 4 jari ini merupakan tanda untuk mengenang markas demonstran Pro Mursi di Rabi'ah yang telah dibumi hanguskan oleh junta militer. Berbagai tokoh seperti Perdana Menteri Turki Recep Tayip Erdogan juga pernah berorasi dengan tangan mengacungkan angka 4.
Arus lalu lintas dari arah Jalan Sudirman menuju Jalan MH Thamrin tersendat. Demikian pula arus sebaliknya. Bus TransJakarta masih beroperasi dan sempat tersendat akibat pendemo tumpah di jalanan.
(aan/gah)











































