Di berbagai survei yang dirilis, nama Jokowi memang terus moncer sebagai jawara. Kepopulerannya terus merangkak naik setelah duduk sebagai orang nomor satu Jakarta.
Imbasnya, Jokowi terus digoda untuk berpasangan dengan calon lainnya. Tak hanya itu, Jokowi juga sempat akan diundang untuk ikut konvensi PD meski dia menolak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sikap Jokowi seperti itu juga menangkis paradigma selama ini soal pragmatis para politisi. Tidak sedikit politisi yang pindah partai demi mendapatkan peluang kekuasaan.
Bahkan jika terjadi konflik internal partai, tidak jarang juga politisi memilih langsung hengkang. Dia pun beralih ke partai lainnya.
"Sangat susah dimengerti politisi yang punya tingkat keloyalan seperti itu," papar pria yang biasa disapa Ara ini.
Sekretaris Komite Konvensi Capres PD, Suaidi Marassabessy, mengungkapkan saat ini ada 11 nama kandidat perserta konvensi capres PD. Nama Jokowi tak masuk salah satu di antaranya.
"Yang masuk 11 orang, nggak ada Jokowi," kata Suaidi.
(mok/van)











































