4 Teror Penembakan Polisi yang Menghantui Jakarta

4 Teror Penembakan Polisi yang Menghantui Jakarta

Mei Amelia R - detikNews
Senin, 19 Agu 2013 13:17 WIB
4 Teror Penembakan Polisi yang Menghantui Jakarta
(Ilustrasi - AFP)
Jakarta - Insiden penembakan yang terjadi selama 2 pekan terakhir ini, meneror anggota polisi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Kapolda Metro Jaya Irjen Putut Eko Bayuseno pun mengimbau jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan, menyusul insiden penembakan yang menewaskan 3 anggota polisi tersebut.

"Tingkatkan kewaspadaan dan pelayanan masyarakat harus berjalan sesuai dengan tugas-tugas rutin kita," ucap Putut kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (19/8/2013).

Putut juga mengimbau jajarannya untuk tetap melakukan pelayanan, agar memberikan rasa aman terhadap masyarakat. Petugas di lapangan diminta untuk tetap mengenakan seragam dan atribut kepolisian saat bertugas.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Kombes Pol Rikwanto mengatakan, pihaknya masih mengusut pelaku penembakan yang menewaskan 3 anggota polisi di antaranya. Pihaknya juga masih mendalami motif penembakan tersebut, apakah terkait dengan aksi terorisme atau bukan.

Berikut 4 insiden penembakan yang meneror anggota polisi di wilayah hukum Polda Metro Jaya yang terjadi selama dua pekan terakhir.

1. Aipda Patah Saktiyono

(Ilustrasi - Ottawa Sun)
Aipda Patah Saktiyono ditembak oleh 2 orang pria misterius, saat melintas tepat di depan Sekolah Al-Path, Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (27/7/2013) subuh lalu. Saat itu, Patah hendak melakukan apel pagi di kantornya di Polsek Gambir.

Anggota Polantas Gambir ini ditembak dari belakang oleh pelaku. Korban pun tersungkur, tepat di depan sebuah masjid yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi penembakan.

Tembakan pelaku mengenai punggung korban dan tembus hingga ke dada kirinya. Beruntung korban bisa terselamatkan setelah dilarikan ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Saat ini, kondisi korban berangsur membaik.

2. Aiptu Dwiyatno

TKP Aiptu Dwiyatno ditembak (dok detikcom)
Kemudian, peneror juga menembak Aiptu Dwiyatno di depan RS Sari Asih, Tangerang Selatan, pada Rabu (7/8/2013) subuh lalu. Saat itu, anggota Binmas Polsek Cilandak hendak mengisi kegiatan ceramah di Lebak bUlus, Jaksel.

Korban tertembak di bagian kepala oleh pelaku yang berboncengan menggunakan sebuah motor. Korban pun tewas seketika di lokasi kejadian.

3. AKP Tulam

Rumah AKP Tulam yang ditembak (dok detikcom)
Selanjutnya, rumah milik AKP Tulam di Perum Banjar Wijaya Blok B49 No 6 RT 02/07 Cluster Yunani, Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, pada Selasa (13/8/2013) ditembak oleh orang mistrerius. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Pelaku menembaki rumah korban dengan menggunakan senjata airgun. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kaca-kaca di pintu rumah korban mengalami kerusakan akibat peristiwa ini.

Belum diketahui pelaku, maupun motif penembakan terhadap anggota reserse Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya ini.

4. Aiptu Kus Hendratna dan Bripka Ahmad Maulana

Jasad kedua almarhum saat tiba di RS Polri (dok detikcom)
Yang terakhir, dua anggota polisi Aiptu Kus Hendratna dan Bripka Ahmad Maulana, juga tewas ditembak oleh 2 orang pria misterius di depan Masjid Bani Umar, Jalan Graha Raya Bintaro, Kelurahan Perigi Baru, Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Jumat (16/8/2013) lalu.

Peristiwa bermula ketika Aiptu Kus hendak melakukan pengamanan peringatan Hari Kemerdekaan RI, dipepet oleh 2 pelaku yang menggunakan motor Yamaha Mio. Korban kemudiakn ditembak di bagian kepala, tepatnya 500 meter sebelum Polsek Pondok Aren.

Di saat bersamaan, Bripka Ahmad Maulana bersama 3 anggota lainnya melintas di lokasi, hendak melakukan apel di Polsek Pondok Aren, melihat kejadian penembakan Aiptu Kus tersebut. Keempat anggota yang menggunakan mobil Toyota Avanza warna hitam, kemudian mengejar pelaku penembakan tersebut dan langsung menabrak pelaku dari belakang.

Dua pelaku tersungkur setelah ditabrak anggota dari belakang. Sementara mobil yang ditumpangi anggota dan rekannya, terperosok ke got. Di saat itulah, dua pelaku langsung menghampiri mobil korban dan menembaki mobil korban, hingga terjadi baku tembak.

Korban Bripka Ahmad Maulana tertembak di bagian kepala dan punggung dalam insiden itu. Ahmad Maulan tewas, sebelum dilarikan ke RS Polri. Sementara pelaku melarikan diri dengan merampas motor Honda Supra Fit B 6620 SFS, milik seorang sekuriti yang sedang melintas di lokasi.
Halaman 2 dari 5
(mei/nwk)


Berita Terkait