"Yang melarikan diri tidak ada napi teroris," kata kata Kadiv Humas Polri Irjen Ronny F Somie, dalam jumpa pers di Gedung Humas Polri, Jl Senjaya, Jakarta Selatan, Senin (19/8/2013).
Mereka yang kabur tersebut merupakan napi yang divonis bersalah dalam keterlibatan kasus narkoba dan kriminal lain. "Seperti pembunuhan perampokan. Tidak ada kasus teror," ujarnya.
Menurut data terakhir, sebanyak 18 dari 30 napi yang berhasil kabur saat kerusuhan pecah kemarin berhasil dikembalikan ke LP Labuhan Ruku. Tiga diantaranya rela menyerahkan diri.
"Ada 350 personel gabungan bersenjata lengkap yang saat ini menjaga lapas dan rutan di sekitar Lubuk Pakam, Asahan," sambung Ronny.
(ahy/lh)











































