"Menurut keterangan Kompol A, itu hanya bentuk perhatian, memberi perlindungan jarak jauh," kata komisioner Kompolnas Hamidah Abdurachman di Mapolda Jabar, Jumat (16/8/2013) malam.
Hamidah menambahkan, Kompolnas tidak fokus pada masalah tersebut tapi pada dugaan keterlibatan Kompol A dalam kematian Sisca. Kesimpulan sementara, perwira yang bertugas di Bidhumas Polda Jabar itu tidak terkait dengan kasus itu.
"Kita transparan. Tidak ada yang ditutupi, tidak ada rekayasa," kata Hamidah yang datang dengan didamping dua komisioner lainnya, Edi S Hasibuan dan M Nasser.
Ulah Kompol A mengirim anak buah untuk memantau Sisca terungkap berdasarkan keterangan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Sutarno. "Kompol A menyuruh anak buahnya mengamati korban. Satpam di kompleks itu mengakui. Anak buah Kompol A berpangkat bintara inisial EE," jelas Sutarno di kantornya, Selasa (13/8) lalu.
Sisca diketahui sudah menjauh dari Kompol A yang sudah beristri. Tapi Kompol A tak mau putus. Untuk menghindari, Sisca bahkan sampai pindah kos 3 kali.
"Sudah lama anak buahnya disuruh mengamati Sisca," jelas Sutarno.
Sutarno menegaskan, tindakan Kompol tidak ada kaitan dengan kematian Sisca. Dalam pemeriksaaan, kasus itu murni penjambretan. Dua pelaku telah diamankan dan diproses.
(tya/trw)











































