"Kita melihat ada dua versi di sini. Yang pertama, korban diseret, yang kedua korban terseret. Kita perlu melihat posisi-posisi mana dari kendaraan ini yang menyebabkan korban mengalami luka yang cukup besar di bagian dahi depan," kata komisioner Kompolnas Hamidah Abdurrahman di Mapolrestabes Bandung, Jumat (16/8/2013).
Kompolnas sudah memeriksa detil sepeda motor pelaku. Akan dibutikan, apakah ada darah tertinggal atau tidak di bagian rantai. Jika ada darah, itu milik korban atau bukan. Diperlukan tes DNA untuk mengetahui hal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kompolnas juga akan mengecek barang bukti yang tertinggal di lokasi kejadian. "Melalui serangkaian pemeriksaan itu, baru kita tahu, bahwa korban diseret atau terseret. Untuk saat ini, kita belum mendapat kesimpulan," katanya.
Hamidah datang bersama komisioner lain, Edi Saputra Hasibuan dan M Nasser. Mereka mendatangi RS Hasan Sadikin, Mapolrestabes, Polda Jabar, dan lokasi kejadian. Mereka meninggalkan Mapolrestabes sekitar pukul 17.00 WIB.
(tya/trw)











































