"Itu nanti akan kami kaji. Tentu akan kita cari penyebab kenapa tidak tinggi. Solusi terbaik apa yang bisa kita lakukan," kata Akbar kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2013).
Menurut Akbar hal tersebut akan menjadi bahan pemikiran dan diskusi di internal Golkar. Sambil mencari apa penyebab rendahnya elektabilitas Ical.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil pengkajian akan dilaporkan di Rapimnas Golkar. Tentu Rapimnas berhak menentukan kelanjutan evaluasi pencapresan Ical.
"Kesimpulan itu akan jadi bahan untuk memberikan saran dan pertimbangan kepada Golkar dalam Rapimnas mendatang," tandasnya.
(bal/van)











































