SBY: Penggunaan Senjata Hadapi Demonstran Bertentangan dengan Demokrasi

Krisis di Mesir

SBY: Penggunaan Senjata Hadapi Demonstran Bertentangan dengan Demokrasi

- detikNews
Jumat, 16 Agu 2013 10:14 WIB
SBY: Penggunaan Senjata Hadapi Demonstran Bertentangan dengan Demokrasi
Jakarta -

Dalam pidato kenegaraannya, Presiden SBY juga membahas mengenai krisis yang terjadi di Suriah, Mesir dan Palestina. SBY mendorong dunia internasional bisa mencari solusi penyelesaian di negara-negara tersebut.

Hal itu disampaikan SBY dalam pidato kenegaraan yang disampaikan dalam Ruang Sidang Paripurna DPR, Jumat (16/8/2013).

"Indonesia bersama masyarakat internasional aktif mendorong berbagai langkah mengatasi persoalan ini," kata SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indonesia, lanjut SBY, juga mendesak anggota Dewan Keamanan PBB untuk mengambil langkah konkret persoalan di Suriah. Salah satu tindakan yang diambil SBY adalah berkomunikasi dengan Sekjen PBB, Presiden Rusia, PM Turki dan Presiden Iran.

"Untuk tujuan yang sama, saya juga sudah berkirim surat kepada seluruh anggota tetap dewan keamanan PBB," papar SBY yang disambut tepuk tangan anggota Dewan.

Sedangkan untuk konflik di Mesir, SBY berharap seluruh elit politik di negara tersebut bisa saling menahan diri. SBY juga mengecam adanya penggunaan senjata dalam menangani demonstran.

"Penggunaan kekuatan senjata dan militer dalam hadapa pengunjuk rasa bertentangan dengan nilai demokrasi dan kemanusiaan," tegasnya.

Khusus untuk Palestina, SBY kembali menegaskan sikap Indonesia yang mendukung penuh kemerdekaan negara tersebut. Indonesia juga siap membantu agar Palestina bisa masuk menjadi anggota tetap PBB.

(/)


Berita Terkait