"Dunia tidak boleh berpangku tangan dalam membiarkan krisis kemanusiaan di Timur Tengah. Saya telah berbicara dengan sejumlah tokoh dunia, Sekjen PBB, Presiden Rusia, PM Turki dan Presiden Iran," ujar SBY dalam pidato kenegaraan dalam sidang paripurna DPR-DPD di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jumat (16/8//2013).
"Untuk tujuan sama, saya berkirim surat kepada kepala negara anggota Dewan Keamanan PBB, Rusia, AS, Inggris dan Prancis terkait pertentangan di Mesir, agar krisis politik dapat segera diatasi serta proses rekonsiliasi nasional segera dimulai," tegas SBY.
Indonesia, imbuh SBY, sangat prihatin dengan apa yang terjadi di Mesir akhir-akhir ini. Penggunaan kekerasan dan senjata militer dalam menghadapi unjuk rasa, bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi dan kemanusiaan.
"Saya menyeru agar pihak-pihak yang berhadapan bisa menahan diri. Peran para pemimpin dan elite sangat menentukan situasi. Menghadapi ini memang sangat tidak mudah, tetapi selalu ada jalan keluar untuk win-win solution," demikian seruan SBY yang disampaikannya dengan tegas.
(nwk/nrl)











































