Polri Perketat Pengamanan Pantura
Jumat, 29 Okt 2004 20:12 WIB
Jakarta - Kawasan Pantura masih menjadi titik rawan saat arus mudik Lebaran. Bukan hanya rawan kecelakaan dan kemacetan, tapi juga rawan kriminalitas. Polri akan tetap memperketat pengamanan di wilayah Pantura. Hal ini diungkapkan Wakapolri Komjen Pol Adang Dorodjatun kepada wartawan usai mengikuti diskusi panel Evaluasi Peran Polri dalam penyelenggaraan Pengamanan Pemilu 2004 di Hotel Gran Mahakam, Jakarta, Jumat (29/10/2004)."Pengamanan tetap di daerah jalur Pantura seperti dulu. Di daerah tertentu seperti di jembatan atau botle neck harus diutamakan. Karena biasanya kejadian kriminalitas terjadi pada saat arus kendaraan menjadi pelan atau beriringan," tegasnya.Semua itu, kata Adang, sudah diantisipasi. Operasi pengamanan Lebaran tetap terintegrasi dalam Operasi Ketupat. Polisi juga terus melakukan pengamanan khususnya pengamanan pengangkutan bahan kebutuhan pokok. "Saat ini kita terus melakukan pengamanan nanti H-7 pengamanan akan lebih kita tingkatkan. Rencananya besok Polri akan memaparkan soal pengamanan Lebaran dalam rapat di Departemen Perhubungan," ungkapnya.Polri dalam rapat tersebut, akan memaparkan bagaimana pengamanan lalu lintas, baik di jalur Utara maupun Selatan pulau Jawa.Ditanya mengenai penempatan sniper di wilayah Sumatera? Adang menyatakan hal itu diserahkan masing-masing wilayah Polda. "Saya pikir silahkan masing-masing kapolda untuk berinovasi. Tapi yang jelas kita sudah menempatkan satuan-satuan polisi baik yang berseragam maupun tidak di tempat-tempat yang berdasarkan laporan intelejen memang memerlukan kehadiran polisi," ujar Adang.
(mar/)











































