Presiden SBY: Militer Mesir Harus Hormati Demokrasi

Presiden SBY: Militer Mesir Harus Hormati Demokrasi

- detikNews
Kamis, 15 Agu 2013 18:29 WIB
Presiden SBY: Militer Mesir Harus Hormati Demokrasi
Jakarta - Presiden SBY prihatin atas kondisi Mesir yang hingga saat ini terus bergejolak dan menimbulkan korban jiwa. Presiden SBY berharap pertumpahan darah segera berakhir.

"Indonesia masih berharap dan menyeru kepada para pemimpin dan elite politik apakah di pihak pemerintah sendiri kaum militer maupun Ikhwanul Muslimin sebisa-bisanya mencegah situasi tidak lebih memburuk dan mencegah agar korban tidak lebih banyak lagi," ujar Presiden SBY di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Kamis (15/8/2013).

SBY mengakui bahwa situasi di Mesir sangat sulit dan kompleks. Dan tidak banyaki opsi yang bisa diambil untuk menghentikan pertumpahan darah kemudian mencegah lebih memburuknya situasi di Mesir tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tahu ini sesuatu yang tidak mudah, tetapi kalau para pemimpin dan elite politik mau misalnya, menghentikan dulu dan berusaha mencari suatu formula yang saya sebut dengan win-win solution, kompromi. Barangkali masih terbuka peluang itu, meskipun barangkali sempit yang disebut dengan window oportunity," paparnya.

SBY juga menyeru kepada negara-negara lain dan terutama PBB untuk memberikan perhatian dan berbuat sesuatu agar tidak terjadi tragedi kemanusiaan yang lebih dahsyat di Mesir.

"Militer mesti menghormati demokrasi. Penggunaan kekuatan militer dan senjata terhadap pengunjuk rasa yang disebut dengan peacefull demonstration tentu itu tidak bisa diterima dan bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi, kemanusiaan dan hak-hak asasi manusia," tuturnya.

(mpr/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads