Reporter detikcom bertolak dari Purworejo, Jawa Tengah, sekitar pukul 21.00 WIB Senin (12/8) dan baru sampai di Jakarta pada Rabu (14/8) pukul 01.00 WIB dini hari. Perjalanan lebih dari 24 jam yang melelahkan namun penuh pengalaman.
Kemacetan langsung terasa saat mobil yang ditumpangi keluar dari Purworejo menuju Kutoarjo. Kemacetan sangat parah mulai Kutoarjo, mobil hanya berjalan beberapa meter dan macet lebih dari 10 menit, begitu terus terulang menembus Kebumen, Gombong, sampai sekitar 6 jam kemudian baru masuk ke kawasan Buntu, Banyumas. Hanya motor yang bisa melenggang mulus melalui jalur kiri maupun menyalip di kanan mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu lintas masih lancar sampai memasuki daerah Ciamis, Jawa Barat, sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah sempat beristirahat untuk makan siang, perjalanan berlanjut. Hanya 15 menit lalu lintas lancar, langsung padat merayap di tanjakan Malangbong menuju Tasikmalaya. Kemacetan terus terjadi sampai tanjakan Gentong dan terus ke Nagrek. Mobil hanya berjalan sekitar 3 meter kemudian antrean sekitar 15-20 menit baru berjalan kembali sekitar 3 meter.
Jalur yang menanjak naik gunung semakin menantang karena mobil di kejauhan yang berada di tanjakan yang lebih tinggi terlihat antrean panjangnya. Rubuan mobil dan bus berderet di sepanjang jalan di tebing yang cukup tinggi dan dipenuhi pepohonan besar di sepanjang jalan. Sementara motor terus mencari celah meliuk-liuk di jalan sempit yang berbahaya. Bus dari Bandung arah Jateng pun berjalan cukup kecang di jalur menurun terjal.
Di puncak jalur Nagrek ada puluhan mobil mogok, sejumlah mekanik pun tampak memperbaiki beragam mobil yang overheat tersebut. Kemacetan panjang sepanjang jalur mudik memang rawan membuat mogok mobil yang tidak terawat pendingin mesinnya. Situasi semakin membuat macet lalu lintas, apalagi ribuan sepeda motor ikut terjebak di jalur menanjak ini, sejumlah mobil terlihat penyok di sana-sini, mungkin karena benturan selama arus mudik-balik Lebaran.
Setelah sekitar 7 jam terjebak di jalur Ciamis-Tasikmalaya, mobil mulai bisa berjalan meski agak tersendat mengarah ke Kabupaten Bandung dan mulai masuk gerbang Tol Cipularang. Jalan Tol Cipularang cukup lengang dan mobil bisa dipacu sekitar 80 km/jam. Sekitar pukul 22.00 WIB sempat istirahat di rest area Km 125 Tol Cipularang arah Jakarta.
Arus lalu lintas kembali tersendat di pertemuan arus dengan Tol Cikampek arah Jakarta, mobil hanya melaju 5-10 km/jam dan terhenti setiap 5-10 menit. Kemacetan terjadi hingga exit Tol Cijantung. Akhirnya sekitar pukul 01.00 WIB, Rabu (14/8) mobil sampai di Cijantung dan melenggang ke tujuan.
(van/nrl)











































