Seorang Pekerja di Solo Tewas Terkubur Longsoran Tanah
Jumat, 29 Okt 2004 16:54 WIB
Solo -
Tiga orang pekerja yang sedang membuat galian saluran air tertimbun longsoran tanah tebing yang ada dia atasnya. Seorang yang terkubur hingga kedalaman dua meter, tewas seketika. Sedangkan dua pekerja lainnya mengalami luka-luka serius akibat kejadian tersebut.Peristiwa itu sendiri telah terjadi Kamis (28/10/2004) sore kemarin. Ketiga oang itu adalah Sunar (30 tahun), Darmo (50 tahun) dan Patmo (47 tahun). Ketiganya bekerja membuat saluran air di sebuah villa milik seorang pengusaha di Solo yang terletak di Desa Segorogunung, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, dekat kawasan wisata Candi Ceta.Giyono, warga setempat yang pertama kali memberikan pertolongan, mengatakan longsor itu berlangsung cepat sehingga ketiga pekerja tidak sempat menyelamatkan diri saat tebing di atasnya longsor. "Saat itu saya baru tiba di rumah sepulang dari ladang, tiba-tiba mendengar teriakan minta tolong dari arah atas rumah saya," papar Giyono yang mengaku sebelumnya baru saja lewat tempat galian itu.Giyono dan para tetangga segera memberikan pertolongan. Dalam waktu sekejap, warga yang membongkar longsoran dengan peralatan cangkul dan lain-lainnya segera dapat menemukan ketiga korban. Sekitar satu jam Darmo dan Patmo yang hanya terkubur sebatas leher dapat diangkat ditemukan. Sedangkan Sunar yang terkubur sedalam dua meter ditemukan telah meninggal.Jenazah Sunar Jumat (29/10/2004) ini dimakamkan di pemakaman umum desanya Desa Kramen, Matesih, Karanganyar. Sedangkan kedua temannya, yang juga berasal dari satu desa, hingga kini masih mendapat perawatan serius di RS Islam Kustati, Solo.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































