Da'i: Tak Tertutup Kemungkinan Ada Bom Jelang Lebaran
Jumat, 29 Okt 2004 16:22 WIB
Jakarta - Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar mengatakan tak tertutup kemungkinan akan terjadi ledakan bom menjelang lebaran Idul Fitri. Hal itu disampaikan Kapolri saat dicegat wartawan usai melakukan salat Jumat di masjid Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Jumat (29/10/2004). Pernyataan itu untuk menanggapi peringatan Amerika Serikat mengenai akan adanya serangan teroris di Indonesia menjelang lebaran. Ledakan bom masih menjadi ancaman karena masih banyak dalang terorisme yang ahli bom seperti Azahari belum tertangkap. Dijelaskan Kapolri, kasus peledakan di Cicurug, Sukabumi, Jabar, menandakan kelompok pengeboman masih menyiapkan serangan berikutnya. Polisi, katanya, memang telah menemukan ransel yang berisi rangkaian bom di lokasi. Namun menurut sejumlah saksi, 4 orang buron yang diduga sebagai pelaku ledakan itu masih membawa bahan peledak. Bom Cicurug yang belum terpasang yang ditemukan di TKP merupakan rangkaian bom yang sangat kompleks. Maka itu disimpulkan pembuatnya seorang ahli yang mengarah kepada Azahari yang hingga kini masih buron. Kapolri menyatakan hingga kini belum menerima informasi peringatan itu. Meskipun begitu, pengamanan di kedubes-kedubes dan aset asing yang ditingkatkan sejak bom di depan Kedubes AS hingga kini belum dicabut."Saya tak tahu sumber apa yang digunakan AS. Tapi kewaspadaan kami dan pengejaran kami masih saja seperti halnya bom Kuningan. Itulah tekad kami untuk mengejar mereka sampai tertangkap," kata Kapolri.
(iy/)











































