Sekitar 100 Ribu Warga Irak Tewas Selama Invasi AS

Sekitar 100 Ribu Warga Irak Tewas Selama Invasi AS

- detikNews
Jumat, 29 Okt 2004 15:45 WIB
Jakarta - Sekitar 100 ribu warga sipil Irak telah tewas selama invasi pimpinan AS ke Irak pada Maret 2003 lalu. Demikian estimasi yang dirilis oleh salah satu jurnal medis terkemuka di dunia.Riset didasarkan pada wawancara dengan keluarga-keluarga Irak dan ekstrapolasi data. Studi ini dirancang dan dilakukan oleh para periset di Universitas Johns Hopkins, Universitas Columbia, AS dan Universitas Al-Mustansiriya di Baghdad, Irak. Hasil riset diterbitkan dalam jurnal medis berkala Inggris, The Lancet."Dengan membuat asumsi yang konservatif, kami anggap bahwa sekitar 100.000 kematian atau lebih telah terjadi sejak invasi Irak tahun 2003," demikian dikatakan penulis seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (29/10/2004).Angka tersebut didasarkan pada data dari 988 rumah tangga dari 33 daerah di Irak yang dipilih secara acak. Keluarga-keluarga tersebut diminta untuk menyebutkan jumlah kematian sejak Januari 2002, tanggal dan penyebab kematian.Periset kemudian membandingkan angka kematian di keluarga-keluarga tersebut selama 15 bulan sebelum invasi AS dengan 18 bulan setelahnya. Para pakar dari AS dan Irak mengatakan bahwa kebanyakan mereka yang meninggal adalah perempuan dan anak-anak. Dari berbagai penyebab kematian akibat kekerasan, yang terbanyak adalah akibat serangan udara pasukan koalisi.Penulis riset mengingatkan bahwa sampel mereka mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan pola kematian. Diakui pula bahwa banyak warga Irak yang dilaporkan terbunuh dalam kekerasan, kemungkinan adalah pejuang-pejuang, bukan warga sipil. (ita/)


Berita Terkait