1. Penembakan Aipda Patah Saktiyono
|
|
Penembakan terjadi pada Sabtu (27/7) pukul 04.30 WIB. Saat itu, korban tengah mengendarai motor dari rumahnya di Bojong Gede, Depok, hendak menuju ke tempatnya bertugas di Polsek Gambir.
Di tengah perjalanan, korban tiba-tiba ditembak oleh 2 orang pria bermotor. Anggota Polantas itu pun tersungkur setelah sebutir peluru menerjang punggung dan tembus ke dada kirinya.
2. Penembakan Aiptu Dwiyanta
|
Aiptu Dwiyatna
|
Polisi mensinyalir pelaku menggunakan senjata api kaliber 99 milimeter. Polisi masih mendalami motif penembakan tersebut.
Proyektil peluru tersebut mengenai pelipis sebelah kiri Dwiyatna yang dinaikan pangkatnya secara luar biasa menjadi Ipda. Jenazah Dwiyatna sudah dimakamkan di TPU Pamulang Barat.
3. Penembakan Rumah AKP Andreas
|
Rumah AKP Andreas
|
Penembakan terjadi ketika AKP Tulam sekitar pukul 06.00 WIB meninggalkan rumahnya untuk bertugas. Akibat penembakan, kaca pintu rumah korban yang memiliki ketebalan 2 mm pecah pada lapisan pertama.
Rumah AKP Tulam terletak di perumahan elite Banjar Wijaya di cluster Yunani Blok B, Cipondoh, Tangerang. Rumah itu terdiri dari dua lantai dan penuh ukiran di bagian dinding pagar temboknya yang berwarna cokelat.
Halaman 2 dari 4











































