"Awalnya kecepatan hanya 40 sampai 50 kilometer per jam. Tapi karena panik, motor jadi semakin cepat, sekitar 70 km/jam," ujar Ade saat ekspose di aula Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Selasa (13/8/2013).
Ade bersama Wawan dihadirkan dengan mengenakan baju tahanan warna oranye dan berpenutup kepala. Ade bicara lewat mikrofon.
Motor yang dikemudikan Ade kemudian terus melaju sejauh 1 kilometer dengan kondisi medan yang berkelok dan rusak. Pelaku lalu berhenti di dekat Lapangan Abra karena motornya mogok.
"Saat itu baru sadar kalau rambut korban nyangkut di gir motor," aku Ade.
Wawan yang dalam posisi dibonceng Ade, kemudian mencoba melepaskan rambut korban yang menyangkut pada gir motor tersebut.
"Kemudian rambut korban diiris-iris pakai golok," ungkap Wawan.
(avi/nrl)











































