Warga Ditampar, Kantor Bupati Buru Dilempari Batu

Warga Ditampar, Kantor Bupati Buru Dilempari Batu

- detikNews
Jumat, 29 Okt 2004 10:38 WIB
Ambon - Gara-gara seorang warga Namlea-Kabupaten Buru, Iwan Teapon, ditampar oknum aparat kepolisian yang berjaga-jaga di gerbang masuk kantor Bupati Kabupaten Buru, masalah pun berbuntut panjang. Kantor Bupati panen batu yang dilemparkan oleh massa yang solider pada Iwan.Kejadian itu terjadi Kamis kemarin. Penamparan itu, tutur Iwan kepada detikcom, Jumat (29/10/2004) hanya karena dirinya tidak memberikan penghormatan (salam) kepada kedua oknum polisi yang berjaga itu. Dia lalu dipanggil.Sempat terjadi adu mulut antar Iwan dan kedua oknum polisi itu. Saat terjadi adu mulut, tangan seorang oknum polisi melayang menampar wajah Iwan hingga mengalami luka robek di bagian pelipisnya. Iwan langsung dilarikan ke RS Namlea untuk mendapat perawatan medis.Melihat aksi kekerasan itu, puluhan warga yang tengah berada di halaman kantor Bupati langsung menuju pos penjagaan dan memprotes sikap kedua oknum polisi tersebut. Bahkan selang beberapa menit saja, massa pun mengamuk.Tak berapa lama kemudian, batu-batu beterbangan ke kantor Bupati Buru. Aksi ini merupakan bentuk solidaritas warga kepada Iwan. Untung saja, aksi pelemparan batu itu tidak sampai merusak kantor Bupati.Sebagian warga juga terlihat berorasi memprotes sikap kedua oknum polisi itu. "Kami minta tindakan tegas terhadap kedua oknum polisi itu. Jika tidak, kami akan melakukan aksi lebih besar lagi. Ini negara hukum. Jangan main hakim sendiri," ancam Abidin Kabau, wakil ketua KNPI Kabupaten Buru yang kebetulan saja berada di kantor Bupati dan menyaksikan kejadian itu.Setengah jam kemudian, aparat Polsek Kota Namlea langsung mengamankan lokasi dibantu sejumlah anggota TNI. Melihat situasi yang tegang, sebagian besar pegawai langsung berhamburan keluar dan pulang. Sementara sebagian lagi hanya menyaksikan dari halaman kantor.Kapolres Persiapan Buru, Kompol. Y. Soeharmanto, SH, yang dikonfimasi via telepon membenarkan kejadian itu. "Itu benar. Saat ini kedua oknum anak buah saya, masing-masing, Aipda Saiya dan Aipda irfan sedang diperiksa. Dan kami akan ambil tindakan tegas terhadap mereka berdua," ujar Soeharmanto, Jumat.Dia sudah menginstruksikan hal ini kepada Kapolsek Namlea. "Saya sudah sampaikan ke Kapolsek untuk mengambil langkah tegas terhadap kedua oknum polisi itu," kata Soeharmanto. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads