"Kalau versi inisial A, kasus ini penjambretan. W sebagai pelaku utamanya," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Sutarno di Mapolrestabes Bandung, Minggu (11/8/2013).
A menyerahkan diri dan diantar keluarganya ke Polsek Sukjadi kemarin, Sabtu (10/8). Setelah ditelusuri dan dilakukan pengembangan, Tim Satreskrim Polrestabes Bandung berhasil menangkap W di daerah Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, siang ini sekitar pukul 11.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di perjalanan menggunakan satu unit sepeda motor Satria R, ternyata A diminta W berhenti. W melihat ada mobil yang dikendarai Sisca pintunya terbuka di depan rumah yang berlokasi di Jalan Setra Indah Utara.
Sisca indekos di rumah tersebut. Sisca turun dari mobil untuk membuka pagar rumah.
Sutarno melanjutkan, sepeda motor Satria R itu diketahui milik A. Saat itu A membonceng W.
W mendekati mobil dan disebut-sebut menggondol tas. Sisca sempat melakukan perlawanan. Namun W menyikutnya hingga terjatuh.
"Kami sedang mendalami motif sebenarnya. Keterangan A dan W nantiya akan kami cocokan. Benar atau tidak seperti itu (jambret). Tas kantor korban (Sisca) berisi laptop masih ada di lokasi kejadian. Tapi kami coba menyelidiki lagi, apakah kemungkinan ada tas korban yang diambil. Soalnya kami tidak menemukan tas berisi tanda pengenal, ATM, milik korban," kata Sutarno.
Apakah A melihat W menenteng tas atau membawa barang berharga milik Sisca? "A mengaku saat itu tidak melihatnya," jelas Sutarno.
Beberapa saksi mengaku sempat melihat salah satu pelaku menjambak rambut dan menyeret Sisca. Namun kemudian ada keterangan dari A yang mengaku kasus ini terkait penjambretan.
"Maka itu, kami masih mendalami motif sebenarnya. Keterangan A dan W nantinya akan kami cocokan," papar Sutarno.
.
(bbp/fdn)










































