Bila Dicalonkan Jadi Capres, Din Syamsuddin: Saya Tahu Diri

Bila Dicalonkan Jadi Capres, Din Syamsuddin: Saya Tahu Diri

Rina Atriana - detikNews
Jumat, 09 Agu 2013 21:15 WIB
Bila Dicalonkan Jadi Capres, Din Syamsuddin: Saya Tahu Diri
Jakarta - Kurang dari setahun pemilu 2014 akan diselenggarakan. Muncul banyak nama yang digadang-gadang pantas menjadi presiden menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), salah satunya Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin.

Ditemui saat open house di kediaman mantan presiden Jusuf Kalla, Jl Brawijaya Jakarta Selatan, Jumat (9/8/2013), Din menyatakan terima kasih jika ada partai yang meminangnya. Namun terlebih dahulu harus meminta izin kepada Muhammadiyah.

"Mandat dan amanat saya sebagai Ketum Muhammadiyah ini sampai 2015. Sementara pilpresnya 2014. Maka harus meminta izin dulu, kalau Muhammadiyah tidak setuju ya saya harus taat," kata Din.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Din, masalah menang atau kalah juga harus dipikirkan terlebih dulu sebelum mengusung satu nama untuk dicalonkan. Karena tujuan awal demokrasi adalah untuk menang bukan untuk kalah.

"Saya tahu diri, yang berhak mencalonkan capres dan cawapres itu kan parpol atau gabungan parpol-parpol. Kami sebagai pimpinan ormas ini, kalau diminta mungkin kita akan pikirkan," ujarnya.

Din mengaku sejauh belum ada partai yang meminangnya secara resmi. "Secara khusus tidak lah, paling isyarat-isyarat begitu saja," ungkapnya.




(rna/jor)


Berita Terkait