Khofifah Indar Parawansa tiba lebih awal dibanding Bambang DH. Tentu kedatangan calon pemimpin Jatim yang bukan diusung Golkar cukup menarik perhatian.
"Saya datang untuk silahturahim," kata Khofifah kepada wartawan. Namun Ketua PP Muslimat NU ini memberikan alasan khusus mengenai kedatangannya tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khofifah berharap, Ridwan Hisjam yang dikenal sebagai politisi senior di Jawa Timur ini ikut memberikan support atas pencalonannya. "Mudah-mudahan Pak Ridwan berkenan support," tambahnya.
Tak lama setelah Khofifah pulang, giliran Bambang DH tiba. Bambang juga menyapa para tamu undangan yang memenuhi rumah politisi Golkar di kawasan Jemursari itu.
Dalam silahturahmi itu, Bambang sempat nostalgia dengan Ridwan Hisjam. Sebab Ridwan pada pemilihan gubernur tahun 2008 dicalonkan PDIP sebagai calon wakil gubernur mendampingi (Alm) Sutjitpo. Dalam foto dokumentasi di rumah Ridwan itu, pasangan Sutjipto dan Ridwan Hisjam foto bareng dengan menunjukkan jempolnya.
"Pak Ridwan ini teman lama dan sama-sama aktivis. Kepada semua kita tetap berteman walau beda partai sekalipun. Perbedaan jangan sampai memutuskan tali silahturahmi," kata Bambang DH.
Ridwan Hisjam yang akrab disapa Tatok pun hanya mengumbar senyum saat ditemui wartawan. "Semua teman. Wajar dong, di hari lebaran saling silahturahmi," jawab Tatok.
Soal dukungan, Tatok secara diplomatis menyerahkan ke masyarakat Jawa Timur yang telah pintar menentukan pemimpinnya.
"Masyarakat sekarang sudah cerdas, dan tak bisa diatur-atur. Kalau partai kan ibaratnya kendaraan saja," kata Tatok.
(roi/fdn)











































