"Rohingnya itu hanya pemicu. Tujuan utamanya adalah teror!," ujar Anysaad di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Kamis (8/8/2013).
Menurutnya, isu Rohingnya seolah-olah dibuat oleh teroris agar terkesan solidaritas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ansyaad mengatakan, bom yang terdapat di Vihara memiliki kemiripan dengan rangkaian bom sebelumnya. Jenis bom juga sudah pernah digunakan oleh para teroris di aksi sebelumnya.
"Kita lihat bom nya ada 2 yaitu pipa siku dan panci. kalau panci itu mirip yang di Rajapolah, Tasik, kalau siku itu mirip di Beji, Depok, di Bima dan dan yang ditangkap di Benhil," jelasnya.
(rvk/fdn)











































