Sasmito sempat dilarikan ke Puskesmas Sumberanyar, sebelum akhirnya dirujuk ke IGD RSU dr Abdoer Rahem Situbondo.
"Mercon yang mengenai Sasmito lumayan besar, ukuran diameternya sekitar 4 cm. Setelah dibakar, sumbunya cepat terbakar dan meledak. Dia tidak sempat menghindar," kata Munakip (40), saksi mata yang juga kerabat korban saat ditemui, Kamis (8/8/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum menyalakan mercon, Sasmito sempat dilarang oleh kerabatnya. Namun dia tak mengindahkan dan tetap nekat membakarnya.
Baru saja membakar sumbu petasan, tiba-tiba terdekar bunyi ledakan keras. Sasmito yang ada di dekatnya jatuh terpental dan tak sadarkan diri. Dia tak sempat menghindar usai membakar mercon tersebut.
Kedua telapak tangannya tampak hancur hingga sebagian jarinya putus. Selain itu, Sasmito juga mengalami luka bakar di bagian dada, leher, dan betisnya.
"Lima jarinya hilang, satu jari tangan kanan dan empat jari tangan kiri. Kasihan, mudah-mudahan bisa segera sembuh," pungkas Munakip.
Untuk menyelamatkan nyawanya, warga mengevakuasi ke Puskesmas Sumberanyar. Tangis histeris juga langsung pecah mewarnai suasana lebaran keluarga Sasmito.
(kha/kha)










































