"Maaf jangan merokok secara terbuka silakan di dalam warung saja dan hargai umat Islam yang berpuasa," kata Gilang Lutfi, anak asuh Ponpes menirukan teguran ustad Syamsul ke preman, Senin (5/8/2013).
Rupanya ucapan ini membuat para preman tersinggung. Mereka naik pitam. "Kamu jangan bicara gitu, saya bunuh," seperti ditirukan Gilang yang mendengar cerita langsung dari ustad Syamsul.
Akibat dipukuli, korban terluka di dahi. Para preman juga menendang korban. Usai memukuli, pelaku langsung melarikan diri. Korban kemudian melaporkan penganiayaan ke Pos Pol di terminal dan Polresta.
Samsul tidak dapat ditemui di ponpesnya. "Pak guru tidak bisa ditemui karena panas demam serta sakit di jidat setelah sobek dipukul," tutur Gilang.
Kapolsek Indihiang, Kompol Sabaril Bambang mengatakan kasus ini akan ditangani. "Kami belum menerima laporan, dan korban telah melapor ke Polres Tasikmalaya kota," ujarnya.
(fdn/fem)











































