"Sopir dan kernet kabur setelah kejadian. Mungkin mereka panik karena penumpang teriak-teriak," kata Kasatlantas Polres Bandung AKP Eko Munaryanto saat dihubungi detikcom via ponselnya, Minggu (4/8/2013).
Bus yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan itu dievakuasi ke pos polisi terdekat. "Keadaan bus sudah rusak parah di bagian depan dan kanan setelah menabrak dinding tebing. Tak bisa digunakan. Apalagi remnya blong," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi menghubungi PO bus tersebut dan meminta agar ada bus yang bisa mengangkut para penumpang. Sambil menunggu, para penumpang hanya yang berdiam di pos polisi yang terletak tak jauh dari lokasi kecelakaan. Penumpang yang mengalami luka ringan mendapatkan pengobatan dari dokter polisi (dokpol).
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di turunan Nagreg. Baru pada pukul 14.00 WIB, penumpang diberangkatkan dengan sopir bus lain milik PO tersebut.
Polisi meminta pihak PO bus untuk menghadirkan sopir dan kernet bus untuk dimintai keterangan terkait kecelakaan itu.
(tya/trw)











































