"Itu program Komisi III yang utama, paling lama akhir bulan, setelah lebaran," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Tjatur Sapto Edy, kepada detikcom, Minggu (4/8/2013).
Menurut Tjatur penanganan LP sudah sangat memprihatinkan. Harus ada solusi konkret terkait hal ini.
"Perlu ada solusi, karena banyak persoalan. Misalnya tunjangan risiko petugas yang tidak ada, itu karena mereka dulu dapat remunerasi terus hilang. Pekerja di lapas itu sama dengan pekerja di kantoran, mereka harus diperhatikan," tegasnya.
Rusuh LP yang menyita perhatian belakangan adalah kerusuhan di LP Tanjung Gusta, Medan. Kerusuhan tersebut dipicu kurangnya pasokan air dan listrik.
Yang terbaru, LP Tulungagung Jawa Timur sempat rusuh pada Sabtu (3/8) malam. Sejumlah narapidana mengamuk. Pintu gerbang blok dan portir dirusak. Beruntung situasi dapat dikendalikan.
Sejumlah napi mendobrak pintu gerbang blok hunian dan portir 2, tapi mereka tertahan di pintu portir 1. Saat itu, pihak LP sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI.
"Mereka tertahan karena pintu portir satu sulit didobrak," kata Kepala Sub Direktorat Komunikasi Dirjen Pemasyarakatan Akbar Hadi dalam keterangannya kepada detikcom, Minggu (4/8/2013).
Terjadi negosiasi antara napi dan petugas. Napi yang tidak berkepentingan atau hanya ikut-ikutan, akhirnya kembali ke blok masing-masing. Sementara, beberapa di antaranya diperiksa. Kondisi LP terkendali dan hingga saat ini aman.
(van/trw)











































