Seperti yang terlihat di Terminal Nusantara Pura 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (4/8/2013), kapal tempur buatan dalam negeri ini disiapkan untuk memuat 2.000 penumpang dan 1.000 motor. Para pemudik yang hendak menumpang tidak dipungut biaya apa pun.
Presiden didampingi Wakil Presiden Boediono, Menteri Perhubungan EE Mangindaan, dan sejumlah pejabat lainnya dijadwalkan melepas KRI Banda Aceh menuju Semarang, Jawa Tengah. Kapal buatan dalam negeri ini adalah pemberangkatan pertama, yang akan disusul pada 6 Agustus 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu penumpang yang datang dengan motornya, Ardi (32), mengaku senang dengan mudik gratis ini. Ia juga bangga bisa merasakan naik kapal perang.
"Saya senang karena ini gratis dan kapal perang lagi. Kapan lagi bisa merasakan kapal perang sekalian mudik," ujar pria asal Kediri ini.
Ardi mengetahui informasi mudik gratis ini dari rekan seprofesinya. Ia hanya perlu menyiapkan fotokopi SIM dan STNK untuk mendapatkan mudik gratis ini.
"Saya dikasih tahu teman kantor, langsung saya daftar. Pakai kartu keluarga juga kalau bersama keluarga," ujar Ardi yang berangkat sendirian.
(vid/mok)











































