"Inilah bekas kasur Rachell Lisa Douglass di kamar 5 blok wanita Lapas Lerobokan. Yang bersangkutan di negaranya melalui Daily Mail mengaku tidur di kasur yang tipis benar-benar fitnah dan kebohongan besar," kata Kalapas Kerobokan Gusti Ngurah Wiratna kepada detikcom, Jumat (2/8/2013).
Wiratna pun membeberkan bahwa kasur yang ditiduri selama Rachell mendekam di Lapas Kerobokan masih empuk. Kasus itu, sama dengan kondisi kasur narapidana dan tahanan wanita lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rachel mengakui tidur beralas tikar tipis di penjara Bali, di tempatkan satu sel dengan tahanan atau narapidana pengidap HIV/AIDS.
Mantan narapidana yang dihukum atas tindakan ppenyeluundupan kokain 4,7 kg dari Bangkok ke Bali juga mengaku kerap disiksa dengan tendangan dan pukulan dalam lapas yang menurutnya terkenal kotor, serta mengalami serangan agresif dari lesbian secara seksual.
Bahkan, Wiratna mengatakan bahwa Rachell mendapatkan layanan kesehatan atas asma yang dideritanya. Tabung oksigen disiapkan buat narapidana ini.
"Kami pun memberikan layanan kesehatan bagi penyakitnya seperti berobat ke RSUP Sanglah. Ada dokumen kesehatannya di lapas selama ia di sini," kata Wiratna.
(gds/)











































