Schwarzenegger Hanya Mau Kampanye Dengan Bush Sekali Saja

Schwarzenegger Hanya Mau Kampanye Dengan Bush Sekali Saja

- detikNews
Kamis, 28 Okt 2004 16:22 WIB
Jakarta - Gubernur populer California Arnold Schwarzenegger menolak undangan Gedung Putih untuk berkampanye lebih luas guna mendukung Presiden George W Bush. Setelah dipertimbangkan, bintang Hollywood itu hanya setuju untuk tampil satu kali saja bersama Bush.Penolakan seperti itu bisa berakibat fatal bagi politikus biasa. Namun bagi Schwarzenegger, hal itu tidak terlalu mengkhawatirkan dirinya."Bagi saya itu tindakan menyeimbangkan, tentu saja kalian tahu, karena jika saya tidak berkampanye untuk Presiden Bush, maka Republik akan marah. Jika saya berkampanye untuk Presiden Bush maka Demokrat yang marah," ujar Schwarzenegger kepada radio KTKZ di San Francisco, AS."Saya tidak pergi dan berkeliling negara dengan presiden karena tugas saya di sini," tandasnya seperti dilansir Reuters, Kamis (28/10/2004).Schwarzenegger pergi menghadiri Konvensi Nasional Republik pada Agustus lalu. Di sana ia menyampaikan pidato mengenai dukungannya kepada Bush menjelang pemilihan presiden AS, 2 November mendatang.Namun ditegaskan superstar itu, dirinya harus membuat batasan untuk berkampanye di luar California. Dan setelah penuh pertimbangan, ia hanya setuju untuk satu kali penampilan bersama Bush di Columbus, Ohio pada Jumat (29/10/2004) waktu setempat.Dikatakan Schwarzenegger, dirinya baru membuat keputusan itu pada Selasa (26/10/2004) lalu. "Kami berpikir bahwa kami akan pergi dan kemudian kami pikir mungkin tidak akan pergi dan akhirnya kami memutuskan untuk pergi," ujar Gubernur California itu kepada wartawan.Partai Demokrat merupakan partai dominan di negara bagian California yang dipimpin Schwarzenegger, yang mengaku sebagai Republikan moderat. Schwarzenegger beristrikan Maria Shriver, jurnalis TV, yang pamannya tidak lain adalah mantan presiden Demokrat, John F. Kennedy. Pada sebuah konferensi, Schwarzenegger pernah bergurau bahwa kehidupan seksnya terganggu setelah ia mendukung Presiden Bush pada Konvensi Nasional Republik. "Tidak ada seks selama 14 hari," ujarnya beberapa waktu lalu. "Segala hal ada efek sampingnya," cetusnya sambil tertawa. (ita/)


Berita Terkait